RAKOR DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN TRIWULAN PERTAMA

0
26

SEMARANG – Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat, mengatakan bahwa KPU akan terus dan bersungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas pendataan pemilih guna mempersiapkan data pemilih yang komprehensif dalam menyongsong Pemilu / Pemilihan tahun 2024 khususnya di Jawa Tengah. Demikian disampaikan Yulianto saat rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) di aula KPU Provinsi Jateng, Kamis (22/04/21).

Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Data dan Informasi, Paulus Widyantoro, menyebut bahwa permasalahan pendataan pemilih sudah ada sejak Pemilu pertama tahun 1955. Paulus menyampaikan bahwa dalam menyusun daftar pemilih yang berkelanjutan berpedoman surat KPU RI Nomor 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 tanggal 21 April 2021, sebagai revisi surat KPU RI sebelumnya. Menurutnya, selain berkoordinasi dengan Disdukcapil untuk mendapatkan data DPB maka KPU Kabupaten/Kota perlu juga melakukan koordinasi terkait data ke dinas pendidikan, TNI/Polri, Kemenag, Dinas Sosial/Pemakaman dan Desa/Kelurahan sebagai data dukung. Paulus berharap dalam rakor ini semua peserta membahas proses PDPB kedepan hingga tuntas.

Rakor tersebut dihadiri oleh 35 KPU Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jawa Tengah, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Disdukcapil Wilayah Jawa Tengah, Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Wilayah Jawa Tengah. KPU Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Dwi Prasetyo, anggota KPU Kabupaten Wonogiri Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. Selain itu, Rakor juga diikuti oleh Partai Politik Tingkat Provinsi dengan daring.

Pada Triwulan I ini KPU Jawa Tengah melakukan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan dengan jumlah sebanyak 27.657. 442 pemilih dengan perincian jumlah pemilih laki-laki sebanyak 13.774.111 pemilih dan pemilih perempuan sebanyak 13.883.331 pemilih yang tersebar di 35 kabupaten/kota.